foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
Bersama Anda Melindungi Negeri

Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas I Biak berdasarkan Permentan Nomor: 22/Permentan/OT.140/4/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Pertanian adalah merupakan salah satu UPT dari 52 UPT Lingkup Badan Karantina Pertanian yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Badan Karantina Pertanian. Struktur organisasi Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Biak yaitu Kepala UPT dibantu oleh Kepala Urusan Tata Usaha yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana, evaluasi, dan pelaporan, serta urusan tata usaha.

Sementara itu, tugas pemberian pelayanan operasional karantina hewan dan tumbuhan, pengawasan keamanan hayati dan nabati, sarana teknis, serta pengawasan dan penindakan pelanggaran peraturan perundangan di bidang karantina hewan dan karantina tumbuhan serta keamanan hayati diemban oleh Kepala Subseksi Pelayanan Operasional Karantina Pertanian. Jabatan fungsional Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT)/Medik Veteriner/Paramedik Veteriner difungsikan untuk melaksanakan tindakan karantina 8 P (Pemeriksaan, Pengasingan, Pengamatan, Perlakuan, Penahanan, Penolakan, Pemusnahan, dan Pelepasan), pemantauan daerah sebar OPT/OPTK, HPH/HPHK, pembuatan koleksi, dan melakukan pengawasan keamanan hayati nabati. Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Biak terdiri dari 7 (tujuh) Wilayah Kerja (Wilker) yaitu Bandar Udara Frans Kaisiepo Biak, Pelabuhan Laut Biak, Nabire, Serui, Supiori, Waropen dan Kantor Pos Biak. Namun sejauh ini pengawasan di Wilker Supiori, Waropen belum dioptimalkan karena kurangnya lalu lintas media pembawa di wilayah-wilayah tersebut. Namun di Kantor Pos Biak sudah dilakukan Pengawasan lalulintas Media Pembawa HPHK/OPTK berkoordinasi dengan petugas kantor Pos Biak dan Bea Cukai Biak.

Sarana dan prasarana penunjang kegiatan perkantoran sudah cukup memadai dengan bangunan kantor yang representatif bagi peningkatan dan kenyamanan kerja pegawai, ditunjang sarana lainnya seperti laboratorium, incenerator, rumah jaga, rumah dinas, sarana informasi dan pengolahan data seperti komputer, laptop, jaringan internet dan jaringan pengaman data.

Kantor yang berlokasi di dekat Bandara Frans KaisiepoBiak dijadikan kantor pelayanan jasa karantina pertanian untuk memudahkan pelaksanaan pelayanan terhadap pengguna jasa karantina. Kantor ini juga yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang kerja seperti jaringan internet, komputer, kendaraaan roda empat, kendaraan roda 2, ruangan operator E-Plaq dan E-Qvet,  ruang pengaduan, ruangan Koordinator Fungsional Karantina Hewan dan Karantina Tumbuhan, kandang penahanan, ruangan fungsional, ruangan laktasi,  toilet khusus pengguna jasa,  ruang pemeriksaan dan sarana disabitilas (kursi roda). Dengan kelengkapan sarana, sistem pelayanan yang memenuhi standar pelayanan publik maka  Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Biak menadapatkan penghargaan dari Ombudsman RI.

ØWilker Serui

Wilayah kerja Serui terletak di Kabupaten Kepulauan Yapen dengan jumlah pegawai 2 (dua) orang Pegawai Negeri Sipil (PNS), 1 (satu) orang Penanggung Jawab Wilker Seruidengan jabatan Medik Veteriner, 1 (satu) orang POPT Terampil dibantu oleh 2 (dua) orang tenaga kontrak   Sarana dan prasarana kantor yang ada di Wilker Serui berupa 1 (satu) unit bangunan kantor permanen, dan 2 (dua) unit bangunan rumah jaga yang telah dipagar dengan status tanah Hak Milik Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Biak dan bersertifikat, 2 (dua) unit kendaraan roda dua, dilengkapi dengan meja kerja, kursi, dan kelengkapan alat perkantoran lainnya. Anggaran rutin pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) karantina pertanian di Wilker Serui telah dianggarkan pada tahun ini, antara lain untuk belanja alat tulis kantor (ATK), pemeliharaan kendarAan, pemeliharaan kantor, langganan daya dan jasa dan lainnya.

Ø    Wilker Nabire

Kabupaten Nabire adalah merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Papua yang memiliki keunggulan di bidang pertanian dengan 6 (enam) daerah pemekaran di sekitarnya. Jumlah pegawai termasuk tenaga kontrak di Wilker Nabire sebanyak 7 (Tujuh) orang, yang terdiri dari 1 (satu) orang PMHP yang juga merupakan Penanggung Jawab Wilker Nabire, 1 (satu),1(satu) orang Paramedik Veteriner, 1 (satu) orangPengadministrasi Umum, 1 (satu) orang POPT Ahli dan dibantu oleh 3 (tiga) orang tenaga kontrak tamatan SMA  dan SPP Peternakan.

Sarana dan prasarana yang dimiliki antara lain 1 (Satu) unit kantor, 1 unit kantor pembantu di Pelabuhan Laut Nabire,  2 (dua) unit bangunan rumah jaga, 6 (enam) unit kendaraan operasional roda dua, 1 (satu) unit bangunan laboratorium dan sarana perkantoran lainnya. Pelaksanaan tupoksi karantina pertanian di Wilker Nabire juga didukung dari dana DIPA Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Biak tahun 2017

 

 

Copyright © 2019 Copyright Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Biak Rights Reserved.